Minggu, 14 April 2013

BlackBerry Bantah Isu Pengembalian Z10


Tribunnews/Herudin

Managing Director South Asia BlackBerry Hastings Singh memamerkan BlackBerry Z10 di Jakarta, Indonesia, Senin (4/3/2013).

KOMPAS.com — BlackBerry akan meminta regulator sekuritas di Kanada dan AS untuk menyelidiki laporan lembaga jasa keuangan Detwiler Fenton & Co, yang menyatakan bahwa tingkat pengembalian produk BlackBerry Z10 lebih tinggi dari penjualan. BlackBerry menuding laporan itu palsu dan menyesatkan sebagai upaya memanipulasi harga saham.

Lembaga jasa keuangan Detwiler Fenton & Co yang berbasis di Boston dalam sebuah laporan mengatakan, banyak pengguna BlackBerry Z10 yang mengembalikan produk itu ke toko karena dinilai tidak intuitif.

"Dalam beberapa kasus, pengembalian sekarang telah melebihi penjualan, sebuah fenomena yang belum pernah kita lihat sebelumnya," tulis lembaga riset Detwiler Fenton & Co dalam sebuah laporan.

Laporan ini membuat harga saham BlackBerry turun 7,8 poin pada Jumat (12/4/2013). Bagi BlackBerry, penurunan ini merupakan yang terburuk dalam dua bulan terakhir.

BlackBerry dengan cepat menanggapi spekulasi. Perusahaan Kanada berpendapat, tingkat pengembalian BlackBerry Z10 di AS dan pasar global masih sejalan dengan harapan industri, dan setara dengan tingkat pengembalian ponsel pintar premium merek lain.

"Kami menyerukan pihak berwenang di Kanada dan AS untuk segera melakukan investigasi," kata Chief Legal Officer BlackBerry Steve Zipperstein, seperti dikutip dari Bloomberg.

"Setiap orang berhak atas pendapat mereka tentang manfaat dari produk yang bersaing di tengah industri ponsel pintar. Tetapi, ketika ada pernyataan palsu yang disengaja dengan tujuan memengaruhi pasar, ini telah menyalahi aturan."

Menurut BlackBerry, Detwiler Fenton & Co sejauh ini menolak berbagi laporan dan metode risetnya. Detwiler Fenton & Co akan memperlihatkan laporan secara resmi ke regulator Kanada dan AS dalam beberapa hari ke depan.

Sejumlah lembaga jasa keuangan atau pialang dalam beberapa pekan terakhir memang melaporkan lambatnya penjualan BlackBerry Z10 di AS. Namun, tak ada satu pun yang melaporkan soal data pengembalian produk ke toko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar