Selasa, 30 April 2013

Content Management - Membangun Sebuah Model Informasi


Tahapan-tahapan proses dari membangun sebuah model informasi dimulai dan diakhiri dengan informasi yang diharapkan oleh user/pengguna.

1.     Menentukan Bidang untuk model informasi
Saat mulai dengan tugas dalam membangun model informasi kamu, pikirkan kembali bidang yang akan kamu kerjakan. Model informasimu harus menetapkan sebuah rangka untuk mengkatagorikan semua sumber informasi sehingga bisa digunakan untuk membangun sumber baru, paket e-learning dan latihan dasar.
Jika model informasimu mencakup semua sumber produk informasimu yang digunakan di pemasaran dan kepustakaan, di katalog, dan di teknik manual, rangka kerjamu seperti memasukkan sebuah jarak yang lebar atas katagori informasi oleh dimensi atas model produk, profil user, bahasa, negara, dan lain-lain.

2.     Mengindentifikasi dimensi dari model informasimu
Langkah pertama dalam membangun model informasi yaitu mengindentifikasi dimensi yang memerintah user dalam mengakses sumber informasi.
·        Model Produk
Model penyampaian yang akan digunakan dalam menjelaskan produk tersebut.
·        Bahasa Konsumer
Setiap konsumer biasanya mengartikan kedalam bahasa yang berbeda-beda. Bahasa konsumer adalah hal yang perlu dalam mengatur sumber informasi.
·        Penyampaian informasi
Dalam menyampaikan informasi, perusahaan harus terampil dalam menyampaikan dan aman. Tentu saja informasi ini tidak bisa digunakan dalam bentuk kertas. Itu berarti penyampaian informasi melalui program web.
·        Disesuaikan informasi pengguna/user
Mereka  mungkin akan menawarkan versi-versi tertentu dari panduan pengguna/user dan bahan-bahan latihan berdasarkan kemampuan.
·        Negara pengguna/user
Spesifikasi berdasarkan dari negara lain membutuhkan perubahan pengaturan menjadi peringatan keamanan, copyright atau isi lainnya.

3.     Menganalisis sebuah komunitas user
Menganalisis informasi pengguna, memerlukan keperluan untuk menjadi model informasi yang sukses dan untuk mengimplementasikannya ke dalam sebuah jaringan internet. Dengan memahami komunitas pengguna konsumen anda dan bagaimana anggota-anggotanya berhubungan dengan informasi yang dapat anda kembangkan, anda akan lebih berhasil dalam mengevaluasikan dimensi-dimensi dari model informasi anda dan membuat pilihan-pilihan yang paling efektif dalam mengkatagorikan sumber-sumber informasi anda.

4.     Menganalisis sebuah komunitas pekerja pengguna
Proses yang sama pada analisa pengguna diaplikasikan jika anda membangun sebuah model informasi dari informasi internal anda.

5.     Menganalisis tujuan akhir dan tugas pengguna/user
Dengan fokus pada tujuan akhir pengguna dan tugas-tugas yang mereka butuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan itu, anda dapat mengembangkan sebuah maksud yang mungkin lebih berhubungan erat dengan cara-cara yang dibutuhkan user untuk mencari dan menggunakan informasi. Walaupun pengkatagorian bertingakat secara sederhana dapat menyampaikan tugas-tugas tersebut lebih sering dipisahkan dari sudut pandang dari sistem pengguna /user.

6.     Menganalisis komunitas pengarang
Pengarang akan dibutuhkan untuk melokasikan topik-topik informasi yang dapat mereka gunakan kembali dalam kontek yang berbeda untuk mengantarkan kepada costumer atau pekerja atau memproduksi topik baru berdasarkan atas topik yang umum dengan memperluas hubungan antar topik sehingga semua rincian menjadi sama tetapi sebagian bersifat unik.

7.     Menginvestasikan informasi umum
Dalam menginvestasikan informasi umum dalam menyiapkan integrasi untuk menghasilkan model informasi, anda harus memperhatikan :
·        Informasi apa yang harus diubah untuk menemukan desain yang baru dan standar labeling
·        Informasi apa yang ditambahkan untuk mendukung penyampaian web atau penggunaan kembali informasi
·        Informasi apa yang disajikan dalam format seperti print, HTML atau PDF
·        Infomasi apa yang tidak termasuk dalam model informasi baru

8.     Mengidentifikasi model informasi umum
Banyak dari informasi umum yang anda butuhkan untuk melihat  kembali yang akan teroganisir menjadi kelompok-kelompok bertingkat atau model-model informasi tergantung pada keinginan dari komunitas pengarang. Sebagai contoh anda akan menemukan informasi yang dikumpulkan menjadi buku-buku sehingga topik-topiknya dapat dengan mudah dipublikasi dan berguna bagi user.

9.     Mengevaluasikan hubungan-hubungan informasi
Model informasi baru yang anda bangun mirip seperti model-model yang umum. Anda akan membuang informasi dan koleksi-koleksi yang umum atau buku-buku dan menggunakan topiknya untuk mengembangkan arti-arti baru dari pengataran yang lebih berarti bagi kebutuhan user. Dimensi-dimensi yang telah anda identifikasikan dan konstruksikan, model informasi anda akan menjadi metadata yang anda gunakan dalam data dasar content management untuk menamai topik. Dengan menciptakan sebuah model informasi umum sebagai sumber dari informasi anda, apakah itu untuk bagian tertentu dari organisasi anda atau organisasi anda sebgaia keseluruhan, anda harus membuat sebuah peralatan yang akan membantu baik pengarang atau user.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar