Kamis, 25 April 2013

Ketahui Ciri-Ciri Mobil Bekas “Korban Banjir”



Mobil-Bekas-Korban-Banjir

Seperti yang telah Blog Otomotif singgung pada artikel sebelumnya (Baca: Hati-Hati Beli Mobil Bekas “Korban Banjir”), kondisi pasar mobil bekas saat ini tengah berjalan dengan tidak efektif.
Meskipun tidak semua penjual mobil bekas adalah oknum yang menjual mobil bekas dengan cara nakal (mobil korban banjir dipermak ala kadarnya untuk mengelabui calon pembeli), namun jika saat ini anda sedang berencana untuk membeli mobil bekas maka ada beberapa poin yang perlu diperhatikan agar nantinya anda tidak terjebak pada mobil bekas dengan tawaran yang bagus, namun belakangan baru diketahui bahwa mobil yang baru dibeli tersebut ternyata merupakan mobil bekas terendam banjir dan menyimpan segudang masalah yang bisa membuat anda rugi banyak lantaran penghematan uang dengan harga mobil yang murah akan segera berakhir dan menjadi mahal saat anda terpaksa memperbaiki mobil dikemudian hari.

Meskipun saat ini penjualan mobil bekas banjir belum terlalu nampak sepak terjangnya namun diprediksi dalam waktu dekat ini penyebaran mobil bekas yang menjadi korban banjir akan terjadi di daerah Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung bahkan sampai luar pulau Jawa terdekat.

Mobil-korban-banjir-di-Jakarta

Perlu diingat bahwa mobil bekas dengan kondisi pernah terendam banjir akan sangat banyak membutuhkan biaya perbaikan dan perawatan. Karena itulah kali ini saya akan membagikan beberapa tips untuk mengetahui ciri-ciri mobil bekas banjir :

PERIKSA INTERIOR
1. Perhatikan Aroma di Dalam Kabin
Yang harus anda lakukan setelah pertama kali membuka pintu mobil adalah mencium bau interior yang bisa ditangkap. Biasanya mobil yang sudah terendam banjir selama beberapa hari akan menimbulkan bau yang tidak sedap di dalam kabin.
Sama halnya seperti pakaian lembab yang dipaksa untuk disetrika dan akhirnya menimbulkan bau.Begitu pula yang terjadi pada mobil yang terendam banjir. Bau ini biasanya muncul karena air yang menggenangi kabin meresap pada busa jok mobil dan membuatnya menjadi lembab. Proses pengeringan yang tidak sempurna inilah yang akhirnya membuat baunya menjadi tidak karuan.

Biasanya bau yang dimaksud berupa bau bekas terendam atau bau lumpur. Namun perhatikan juga apabila aromanya adalah bau kopi. Biasanya kopi sengaja digunakan oleh sebagian orang karena terbukti mampu menetralisir bau sangat menyengat. Hal ini mengindikasikan bahwa sang penjual mobil sedang menyembunyikan sesuatu dari anda dan ini harus membuat anda waspada.

2. Cari Bekas Kotoran
Sebuah mobil yang menjadi korban banjir biasanya akan meninggalkan banyak jejak di dalam kabinnya. Karena itulah perhatikan semua bagian interior dengan teliti, mulai dari bagian panel, bagian rak dan sudut-sudut sempit lainnya. Jika ternyata anda menemukan endapan pasir atau lumpur maka mobil tersebut patut dicurigai. Pasalnya selama terendam banjir biasanya semua kotoran yang terbawa arus banjir masuk ke dalam kabin mobil. Biarpun terkadang kebanyakan kabin mobil bekas seperti ini sudah dibersihkan oleh sang penjual namun tidak ada salahnya juga untuk tetap memeriksanya dengan lebih teliti, barangkali saja ada beberapa bagian yang terlewatkan oleh sang penjual namun bisa tertangkap oleh anda.

3. Perhatikan Bagian Mobil yang Sulit Kering
Tidak semua bagian di dalam mobil dapat dibersihkan dalam waktu singkat. Ada kalanya suasana lembab masih tertinggal pada beberapa bagian mobil yang sulit kering. Karena itulah anda harus mengechek semua bidang seperti sarung jok, busa, karpet dan semua bagian yang terlihat baik-baik saja jika dilihat sekilas.  Jangan terkecoh apabila komponen-komponen tersebut sudah diganti sebelumnya. Karena itulah perhatikan semuanya apakah sinkron dengan keadaan di sekitarnya atau tidak. Jika anda menemukan satu bagian yang terlihat ganjil maka tinggalkanlah.

4. Cek Perangkat Elektronik
Perangkat elektronik merupakan salah satu komponen yang sudah pasti akan bermasalah jika mobil terendam banjir. Karena itulah perlu dilakukan pengecekan secara menyeluruh apakah fungsi dari setiap perangkat elektronik dapat berjalan dengan baik atau tidak.

WASPADAI TAWARAN YANG TERLALU MANIS
Mari gunakan logika, apabila saat penawaran harga mobil bekas yang disetujui di bawah harga normal, maka anda wajib curiga akan kemungkinan mobil tersebut pernah terendam banjir atau mungkin karena hal lain seperti kondisinya yang tidak bagus.
Sebelumnya, langkah yang harus Anda tempuh untuk mengantisipasi hal ini adalah dengan mengetahui harga umum pasarannya, bisa ditanyakan kepada agen penjual mobkas lainnya. Baca : Tips Sebelum Membeli Mobil Bekas untuk informasi lebih lanjut.

PERIKSA STNK
Meskipun hal ini tidak dapat dijadikan patokan pasti namun setidaknya dengan mengetahui lokasi rumahnya maka anda bisa tahu apakah mobil tersebut berasal dari wilayah langganan rawan banjir apa tidak. Jika ditemui kasus bahwa mobkas tersebut belum balik nama dan dipakai di daerah berbeda dengan STNK maka paling tidak anda bisa langsung menanyakan pada penjualnya.

BAWA MEKANIK
Jika masih ragu, untuk memastikan kondisi mobil, terutama bagian mesin, sangat dianjurkan untuk membawa mekanik langganan kita untuk memeriksanya. Mekanik yang berpengalaman dapat mengenali dengan baik kemungkinan tempat-tempat bekas endapan kotoran atau lumpur. Serta kelebihan mekanik tentang seluk beluk mobil akan membantu dalam pengecekan semua komponen mobil yang ada dibandingkan dengan orang awam.

Hal ini penting pula jika mobil masih dalam masa garansi. Sebab, garansi akan gugur jika mobil terbukti pernah terendam banjir, meskipun kerusakan tak dapat disebutkan dengan rinci.

JADILAH PEMBELI YANG BIJAK
Langkah terakhir, jika anda mencurigai bahwa mobkas tersebut sepertinya pernah terendam banjir, segera tinggalkan. Jangan ambil risiko, meskipun sebenarnya Anda tidak 100 persen yakin dengan apa yang Anda rasakan. Bila perlu pertimbangkan juga untuk beralih membeli mobil baru jika dananya memungkinkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar