Minggu, 21 April 2013

Mazda CX-9 Facelift - Si Bongsor Kaya Fitur

Meneruskan generasi sebelumnya, PT Mazda Motor Indonesia (MMI) kembali meluncurkan varian penyegar dari Mazda New CX-9 pada Januari 2013 silam yang masuk dalam kelas Crossover SUV.


Seperti biasa, namanya varian penyegar tentu ada beberapa perubahan yang diboyong oleh si bongsor CX-9 ini. Tak hanya dari sisi ekterior saja yang kini membuatnya makin terlihat mewah, namun dari segi fitur dan safety pun turut mendapat sokongan baru.

Makin Bongsor dan Maskulin
Layaknya generasi sebelumnya, tampilan visual dari New CX-9 ini pun masih menganut tema big body alias bongsor. Namun kali ini Mazda cukup apik untuk merapihkan sisi eksteriornya dengan beberapa permainan desain baru yang menjadi sentuhan di New CX-9 saat ini. Cukup beralasan sebenarnya mengapa Mazda membangun CX-9 dengan dimensi yang besar, selain untuk mengimbangkan antar elemen, juga untuk mengimbangkan stabilitasnya sebagai SUV Crossover.



Bagian depan kini tampil lebih gahar dengan desain grill baru yang lebih lapang serta model grill yanglebih besar dar sebelumnya. Selain itu permainan ornament chrome pada kisi-kisi gril yang dipadukan dengan warna gelap juga menjadi point detail yang menambah kesan aroma sportynya.



Secara keseluruhan desain Mazda telah menganut tema KODO Soul of Motion yang memang menjadi nuansa utama dari tampilan desain Mazda pada umumnya. Layaknya CX-5, CX-9 juga telah dilengkapi dengan LED daytime running lamps (DRLs) dengan cahaya model cincin melingkar pada bagian headlamp yang dikombinasikan lagi dengan lampu kabut berlapis krom dan bezels.



Menjurus kebagian bokongnya, lagi-lagi sajian baru ditampilkan pada Mazda melalui desain stoplamp anyar yang memberikan warna berbeda dari varian sebelumnya. Buritan besar lengkap dengan desain baru makin membuatnya kian berisi terlebih dengan penempatan pelek 20". Setidaknya meski tak terlalu menonjol namun CX-9 kini jauh lebih elegan dan maskulin.



Tak hanya ekterior, interior pun turut mendapat revisi dengan tatanan baru yang lebih menegaskan pada jatidirinya sebagai SUV crossover mewah. Rasa lapang dan lega menjadi sajian utama dari si bongsor ini. Kaca depan yang landai serta dudukan konsul tengah yang tinggi layaknya pada kendaraan-kendaran Eropa cukup memberikan nilai tersendiri bagi yang biasa mengendarai mobil sejenis big SUV, namun bagi mereka yang memiliki dimesni tubuh kecil sedikit akan terintimidasi.



Mulai dari lapisan kulit pada seluruh jok, beludru di trim pintu, dominasi warna hitam sampai dengan ornamen bordeaux metal yang menimbulkan kemewahaan pada dalaman interior CX-9 versi facelift benar-benar membuatnya segar.

Lebih Galak dan Masih Haus

Datang sebagai varian penyegar, bukan berarti Mazda New CX-9 dibekali dengan mesin baru, justru sebaliknya. Para teknisi Mazda masih mempercayakan mesin 3.726 cc V6 bertenaga 277 dk dengan transmisi otomatis 6 percepatan yang belum menopang teknologi efesiensi SkyActiv layaknya sang adik CX-5, jadi bisa dikatakan si CX-9 akan cepat haus.
Meski performanya diklaim sama dengan generasi sebelumnya, tapi ternyata Mazda kini benar-benar menonjolkan sisi crossovernya dengan membenamkan piranti All Wheel Drive yang mampu memberikan traksi lebih disegala medan. Hal ini kami buktikan sendiri ketika kami menjajalnya beberapa waktu lalu. Selain perpindahan gigi yang halus, tarikan bawahnya pun makin galak.
Dari titik 0 sampai 100 km/jam mampu dilibas dalam kurun waktu kurang dari 10 detik, bahkan sistem kemudi yang mengunakan Hydraulic power assistserta dukungan suspensi Independent MacPherson struts dibagian depan serta Independent Multi-link disektor belakang membuatnya cukup lincah kala bermanuver walau berbodi bongsor.
Bila menginginkan adrenalin yang lebih, silakan mainkan transmisi 6 percepatannya secara manual. Selain lebih responsif tentu tenaga pun makin keluar terlebih dengan penyematan sistem pengerak tadi. Keseimbangan saat melaju kencang pun terbukti mantab, bantingan halus kala bermanuver membuat penumpang tetap terjaga sisi kenyamanannya. Tapi ingat, CX-9 masih menganut teknologi performa konvensional jadi dipastikan anda akan mengocek kantung lebih dalam untuk biaya minumnya. Bila dilihat dari segi kompetitor, tentu si CX-9 facelift ini akan bertarung sengit dengan Infiniti FX 37 yang sama-sama memiliki karakter pefoam gahar sebagai SUV crossover.



Comfortable For All


Layakanya ulasan sisi interior diatas, kesan lapang memang menjadi salah satu andalan Mazda untuk memanjakan para pengguna CX-9. Sisi visibilatas yang baik, pengaturan dasboard yang nyaman serta kemudahan dalam mengakses fiturnya yang dituangkan untuk mengejar sisi ergonomis dihadirkan dengan baik pada CX-9 facelift ini.



Pengaturan jok dengan setelan otomatis disertai perangkat pemanas juga menjadi modal dalam memanjakan penumpangnya. Bahkan pada baris kedua pun sisi leg room juga tak menyiksa alias luas. Selain dari kelapangan tadi, di baris ke-2 juga telah disediakan indikator blower AC yang dapat diatur sendiri oleh penumpangnya lengkap dengan arm rest dibagian tengah serta piranti sunroof sebagai akses tambahan visibilitasnya.



Bukan hanya baris pertama dan kedua yang dimodali kelapangan, baris ke-3 pun memiliki ruas yang lumayan lega. Bahkan cup holder pun disisi samping telah disediakan untuk penumpanganya, sedangkan saat tidak digunakan baris ke-3 ini dapat dilipat sehingga menghadirkan bagasi yang mampu menampung banyak barang bawaan anda.

Fitur Bertambah Harga Menurun
Datang sebagai varian facelift dengan beberapa revisi rupanya tak menempatkan si bongsor ini ke harga diatas generasi sebelumnya, justru sebaliknya CX-9 Facelift dibandrol lebih murah dengan versi terdahulunya yaitu, Rp 803,600,000 OTR Jakarta. Tentu hal ini sangat menarik mengingat si bongsor revisi ini datang dengan beberapa rubahan dan tambahan fitur yag makin lengkap.



Salah satu fitur barunya adalah adanya teknologi i-ACTIVSENSE yang berguna disisi keamanannya guna mendukung para proses berkendara lebih aman.  Lane Departure Warning System (LDWS) serta Forward Obs­truction Warning (FOW) merukana sebuah perangkat yang memiliki fungsi memberi peringatan bila kendaraan tak sengaja berpindah jalur atau hendak menabrak mobil lain di depan.



Mengenai perangkat hiburan, tak perlu dipertanyakan lagi. Sistem audioanya telah dibandrol dengna menggunakan speaker BOSE lengkap dengan beragam fitu didalmnya termasuk piranti GPS dan juga koneksi telepon Bluetooth.



Kesimpuanya meski ada minus mengenai sisi konsumsinya namun bila melihat dari kacamata berbeda jelas CX-9 tergolong kendaraan yang value for money. Walau menyandang status sekadar facelift namun tampilan kini jauh lebih modern, selain itu kualitas kenyamanan dan performanya pun menyaingi para rival lainya yang dibandrol jauh lebih diatasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar