Kamis, 25 April 2013

Peminat Membludak, Pemesanan Agya Ditutup Untuk Sementara



gambar foto toyota agya putih depan daihatsu ayla

Akibat regulasi pemerintah mengenai program Low Cost Green Car (LCGC) hingga saat ini belum juga ada ujung pangkalnya maka Toyota Astra Motor dan Auto2000 membuat keputusan untuk menghentikan pemesanan mobil Toyota Agya untuk sementara. Hal ini perlu dilakukan mengingat peminat mobil murah ramah lingkungan tersebut terus bertambah semakin banyak meskipun kapan kepastiannya mobil ini benar-benar dilepas ke pasaran juga masih belum jelas.

Kabar mengenai penghentian pemesanan Agya ini disampaikan langsung oleh Jodjana Jody yang menjabat sebagai CEO Auto2000. Ia mengungkapkan bahwa saat ini menurut data yang dihimpun oleh Auto2000 sudah ada 11.000 peminat yang mengincar Toyota Agya. Data ini masih belum seluruhnya karena jika ditambah dengan data dari Toyota Astra Motor mungkin sudah mencapai 15.000-an.

Salah satu sumber pemesan Toyota Agya yang membludak ini berasal dari penawaran yang akhir-akhir ini marak ditemukan di dunia maya. Toyota hanya membuka keran indent dalam posisi gantung tanpa ada kejelasan yang pasti.

Lain Agya, lain pula dengan Ayla. Meskipun masih saudara namun kedua city car ini diperlakukan dengan cara yang sedikit berbeda dalam hal promosinya. Jika promosi Toyota Agya di internet hanya bersifat “penawaran” maka strategi yang diterapkan Daihatsu Ayla bisa dibilang selangkah lebih maju yakni dengan cara berkonsentrasi pada mempromosikan dan menjual Ayla langsung di situs-situs jual beli mobil. Daihatsu Ayla bahkan sudah menggelar test uji keiritan bahan bakar pada akhir 2012 lalu untuk membuktikan bahwa mobil ini memang benar-benar sudah siap untuk dipasarkan ke publik.

Tidak main-main, Daihatsu juga sudah menetapkan uang jadi sebesar Rp 1 juta yang harus dibayar untuk dapat masuk dalam daftar pemesan Daihatsu Ayla. Mengenai regulasi pemerintah soal mobil murah ramah lingkungan (LCGC) juga tidak diambil pusing oleh Daihatsu. Pihaknya dari jauh-jauh hari sudah mengumumkan bahwa harga Ayla bisa berubah naik jika regulasi LCGC tidak disetujui oleh pemerintah.

Kenaikan harga ini diprediksi akan berkisar sekitar 10 persen dari harga awal yang ditawarkan. Jadi kalau konsumen tertarik untuk membeli Daihatsu Ayla maka mereka harus sudah paham betul akan peraturan ini. Sementara bagi yang masih ragu-ragu dan cemas dengan kenaikan harganya maka tidak usah pesan saja sekalian. Gampang khan ?

Tapi masalahnya, jika konsumen memesan sekarang maka Daihatsu berani menjanjikan Ayla akan sampai ke garasi rumah pada April mendatang. Bahkan kalau nantinya Astra Daihatsu Motor (ADM) sudah “ketok palu” soal harga, maka proses pengiriman mobil bisa dipercepat bagi pemesan yang langsung melakukan proses kredit atau penambahan uang muka 30 persen bagi pembeli tunai. Pengiriman mobil dan lama indennya sendiri ditentukan berdasarkan daftar pesanan. Nah lho, “siapa cepat, dia dapat”. Jadi tambah galau khan ?

Sejak diperkenalkan secara resmi di ajang Indonesia International Motor Show 2012 pada September 2012 silam, minat konsumen mobil Indonesia pada 2 mobil murah hasil kolaborasi PT. Astra International, PT. Toyota Astra Motor dan PT. Astra Daihatsu Motor ini memang sangat besar. Maklum, dibalik sosoknya yang menawan itu, Agya-Ayla dibanderol dengan harga yang sangat menarik, yaitu antara Rp. 75 juta – Rp. 110 juta.

Kedua mobil ini dibekali mesin berkatasitas 998 cc DOHC fuel injection. Depot tenaganya ini sanggup menghasilkan tenaga maksimal mencapai 65 HP pada saat putaran mesin mencapai 6000 rpm.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar