Minggu, 21 April 2013

Toyota 86 - Sport Car Jalan Raya

Excellent, Sensual and Beauty. Begitu kesan pertama ketika BosMobil akhirnya diberi kesempatan mencicipi secara ekslusif Toyota 86 oleh pihak PT Toyota Astra Motor (TAM).



Kehadiran Toyota 86 memang cukup mendapat antusiasme yang tinggi dari berbagai kalangan masyarakat pecinta mobil sport. Wajar, dengan tampilannya yang sporty ditambah bermuka agresif, banyak yang penasaran dengan penerus sang legenda Toyota AE86 ini.

Tampang Agresif Penakluk Jalanan



walnya banyak yang mengira Toyota 86 merupakan Toyota Celica generasi teranyar. Ini mengingat Celica juga sempat menjadi icon anak muda penggila sportcar jalan raya di era 90-an. Tapi rupanya Toyota 86 lebih terinspirasi pada AE86 yang juga kondang dengan nama Toyota Trueno. Masuk dalam keluarga Corolla, Trueno yang pamornya melejit sebagai mobil drift, seakan menjadi mobil sport idaman kaula muda pada era 1980-an. Kini roh Trueno tersebut seolah dibangkitkan lagi dengan kehadiran Toyota 86.



Mobil raja jalanan harus eye catching dan mengundang decak kagum semua mata yang melihatnya. Karena itulah Toyota 86 dibentuk sedemikian rupa agar memiliki tampilan yang sangat sporty. Pada bagian muka misalnya, lekuk-lekuk tajam front facia, bentuk mata yang menyorot tajam, front grill yang sengaja dibuat lebar, hingga tarikan garis-garis tegas dibagian kap mesin membuat siapa pun setuju Toyota 86 mobil sport idaman baru.



Merambat ke bagian sisi, kesan sporty tetap dipertahankan melalui bentuk sport coupe pada Toyota 86 dengan garis-garis desain yang tegas. Tampilan agresif juga tercermin di sisi belakang mobil. Mulai dari rear bumper, rear lamp, hingga dual muffler yang mengeluarkan suara bas ketika pedal gas diinjak penuh. Bruuummm....!



Masuk ke bagian interior, Toyota menyajikan desain yang simpel pada Toyota 86. Tema hitam dipilih agar nuansa kabin terlihat makin misterius. Jok model full bucked, door trim, dahsboard, hingga lingkar kemudi semuanya dibalut kulit berwarna hitam. Tidak ada aksen krom atau wood panel turut mengangkat nuansa kokpit mobil sport sejati.



Model coupe-nya membuat mobil ini cuma pantas membawa 2 orang termasuk sopir. Memang Toyota 86 menyediakan jok dibagian belakang, namun hanya sebatas untuk meletakkan barang bawaan seperti tas. Toh, kalau Anda menyetir Toyota 86, Anda tidak mungkin membawa keluarga bukan?!




Daily Sportcar

Mobil sport harian. Itulah yang terlintas dibenak tim BosMobil ketika mencicipi sedikit kekuatan mesin Boxer 2.0-liter 4 Silinder DOHC milik Toyota 86. Walau tidak dibekali turbochrged maupun supercharged mesin hasil racikan kolaborasi dengan Subaru ini sanggup menghasilkan kebutuhan power sejak putaran bawah. Hal ini tentu berdampak baik ketika mobil dipakai diperkotaan seperti Jakarta yang syarat akan traffic jam.



Saat mesin menyala suaranya terbilang halus, namun manakala pedal gas diinjak deruman dua corong knalpot dibagian belakang menyemburkan suara bas yang bulat, tidak kasar atau cempreng tapi cukup kuat bahkan terdengar hingga ke ruang kokpit. Hmmm... pada posisi ini adrenalin serasa melonjak spontan.
Tanpa pikir panjang, satu ruas jalan Tol dengan volume kendaraan yang terbilang sedikit jadi satu tujuan kami untuk mencoba kekuatan mesin tipe 4U-GSE dengan Toyota D-4S (Direct Injection 4-stroke Gasoline Superior) ini yang diklaim punya tenaga 197 HP 6800 RPM dengan torsi puncak 205 NM 6600 RPM.
Menggunakan transmisi manual 6-speed menjadi kesenangan tersendiri bagi kami, karena bisa mengukur bagaimana kemampuannya saat RPM tinggi. Yup, langgsung saja lepas pintu tol setelah antri beberapa meter pedal gas diinjak penuh, posisi gear masih di 3. Kami biarkan mesin terus berputar hingga hampir menyentuh garis merah RPM, tanpa perlu menunggu lama Toyota 86 berkelir putih ini melesat dan jarum speedometer menyentuh angka 100 km/jam. Deruman suara knalpot pun bagai membuai tim untuk terus memacu mobil.
Posisi gear kami terus naikkan hingga mentok pada posisi gigi 6. Pada kondisi ini kami coba menginjak pedal gas penuh secara spontan untuk bisa dengan cepat mengetahui berapa kecepatan yang bisa diraih saat kondisi jalan raya. Hasilnya: angka digital pada panelmeter menunjukkan 168 km/jam. Woooohhoooo...! Tapi kami sadar pengetesan ini dilakukan di jalan raya sehingga kami ahrus segera menurunkan kecepatan demi keamanan semua pengguna jalan.




Ok, memacu Toyota 86 sudah, sekarang saatnya merasakan bagaimana handling Toyota 86. Ini yang menarik dari Toyota 86, meski menggunakan ESP, namun sistem penggerak rodanya memudahkan mobil saat harus bermanuver ekstrim, bahkan ketika dibawa mini slalom sekalipun bahkan hingga drifting. Tinggal atur gas dan posisi gear, tarik rem tangan, maka mobil akan meliuk gemulai dan Anda dalam sekejap bisa belajar bagaimana rasanya menjadi pe-slalom atau bahkan drifter.



Kalau mau mobil lebih ngesot, tinggal non aktifkan fitur ESP dengan menekan tombol yang ada di center console. Kemudian rasakan ban mobil berdecit bergesekan dengan aspal. Mantaaappp!


Bikin Ketagihan Drifting

Bicara kenyamanan pengemudi dan penumpang pada mobil sport memang tidak bisa berharap banyak. Begitupun dengan Toyota 86, jok model bucked seat, posisi duduk yang rendah, suspensi yang kasar, pasti membuat tidak betah jika Anda pengguna setia sedan.



Tapi... untuk ukuran mobil sport, Toyota 86 masih pantas disebut nyaman buat harian. Joknya memang sangat ketat memegang tubuh pengemudi dan pengendaranya, tapi busanya yang tebal plus bahan suede pelapisnya yang lembut sanggup memberikan tambahan kenyamanan. Posisi duduk yang rebah juga masih bisa ditoleransi jika Anda penyuka Sunday Driving di perkotaan seperti Jakarta yang terkadang masih saja macet meski hari libur.



Suspensi keras? Wajar karena ini berefek pada handling yang sangat stabil ketika mobil diajak manuver ekstrim misalnya ketika slalom atau drift. Kami bahkan merasakan drifting menggunakan Toyota 86 begitu menjadi menyenangkan, dan jujur saja, bikin ketagihan!

Antara Mesin Boxer dan Audio yang Lengkap

Seperti yang telah kami singgung sebelumnya, Toyota 86 merupakan mobil sport jalan raya yang bukan barang haram untuk Anda pakai cruising di perkotaan seperti Jakarta kala akhir pekan.



Mesin Boxer racikan Subaru jelas sudah punya reputasi jaminan luapan tenaga untuk mengakomodir pacuan adrenalin Anda yang haus akan kecepatan. Tapi bukan itu saja kesenangan mengendarai coupe Toyota yang satu ini. Toyota 86 punya sajian entertainment system yang cukup lengkap. Paling mencolok bisa Anda lihat dibagian tengah dashboard. Disitu ada layar monitor touch screen yang sudah memiliki fitur lengkap seperti Radio, CD, MP3, USB, hingga AUX-IN. Adanya tombol Start/Stop Engine juga memperkaya fitur dari Toyota 86.



Dari segi desain bodi dan mesin, Toyota 86 punya center of gravity 460 mm dan sistem suspensi jenis McPherson Strut di depan serta Double Wishbone di belakang membuat Toyota 86 sangat mantap untuk bermanuver tanpa perlu perubahan lagi. Untuk fitur penunjang keselamatan dan kenyamanan penumpang di dalamnya, ada sistem AC dual zone, Airbags pengemudi dan penumpang, Side and Curtain Airbags, Anti-lock Brake System (ABS), dan Electronic Brake Distribution (EBD).

Price


PT. Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan dua varian Toyota 86, dengan transmisi manual 6-speed maupun transmisi otomatis 6-speed with paddle shift. Kalau mau lebih sporty disediakan pula pake Toyota 86 Aero Kit dan TRD.



Toyota 86 transmisi manual ditawarkan Rp.626,6 juta, sementara transmisi matiknya Rp.636,6 juta. Sementara yang paket Aero Kit harganya Rp. 649,6 juta dan paket TRD harganya Rp.662,6 juta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar