Kamis, 18 April 2013

Toyota NAV1 G - Sederhana Dibalik Kemewahan

Tepat diakhir 2012 lalu, PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan Toyota NAV1 sebagai pengisi celah antara Kijang Innova dan juga Alphard. Sebenarnya NAV1 pun bukan merupakan line-up yang benar-benar baru, pasalnya si MPV ini dulunya jauh lebih dikenal dengan nama NOAH.



Sebagai sebuah MPV baru pilihan keluarga tentu Toyota cukup lihai mempersiapkan NAV1 dengan segala kelebihannya. Dari sisi kenyamanan dan fitur NAV1 sudah cukup teringrasi dengan baik, namun begitu NAV1 tidak bermain sendirian dikelas ini, karena sang kompetitor layaknya Mazda Biante dan juga Nissan All New Serena yang namanya telah lebih dulu familiar di Tanah Air.

Untuk lebih mengenal sosok yang memiliki nama panjang Navigator 1, simak review ringannya di bawah ini.


Design



Meski menganut desain ala Alphard dengan moncong bonet dan grill depan yang memiliki aksen chrome namun hal itu tak menjadikanya sesuatu yang spesial dari sektor depannya alias tampilanya cukup sederhana. Keseluruhan desainnya pun terlihat boxy dan sedikit kaku dengan minimnya lekukan, beruntung dimensinya tak terlalu besar yang membuatnya lebih terlihat kompak dibanding kompetitornya.



Meski tampangnya sederhana, dibalik headlampnya yang memiliki desain kotak ini telah terintegrasi dengan lampu hologen, namun sebagai pembeda dengan tipe tertingginya di varian G yang kami uji ini tidak dilengkapi dengan foglamp.



Sama dengan tampilan depannya, sektor belakang pun memiliki desain yang sangat sederhana, sebagai ornamen pemanis Toyota mmberikan garnis chrome berlogokan NAV1. Bisa dibilang varian V yang merupakan tipe tertingginya memang jauh lebih nyaman dipandang dengan kelengkapan VIP Aerokit Packagenya.



Pindah ke sisi kabin, permainan warna beige menjadi corak yang mendominasi sektor interior. Seluruh lapisan jok yang memiliki desain captain seat terbungkus bahan fabric yang halus. Tatanan dashboard juga terlihat simple namun dibalik itu ternyata banyak ruang box penyimpanan yang sangat mencirikan NAV1 sebagai mobil keluarga. Ditambah lagi dengan desain ala 3D dari panel spidometer yang membuat tampilannya terlihat modern.





Performance



Datang dimodali mesin 3ZR - FAE, berkapasitas 1.987 cc juga telah disokong dengan teknologi Valvematic pertama di Indonesia yang memiliki fungsi sebagai pengatur bukaan katup, NAV1 diklaim mampu menghasilkan performa yang baik begitu juga dengan tingkat konsumsi bahan bakarnya.
Tenaga yang dihasilkan dari mesin 16 VALVE DOHC dan tersalurkan melalui transmisi CVT- 7 speed shift tronic tersebut mampu menghasilkan output power hingga 158 Ps di 6,200 rpm, sedangkan torsinya mencapai 196 Nm di 4,400 rpm. Bila diperhtikan rasanya tenaga yang dihasilkan cukup dapat menopang bentuk tubuhnya yang boxy, tapi lebih lanjut mari kita jajal sedikit performannya.
Pertamakali menghidupkan mesin suara yang keluar cukup nyaman ditelinga, begitu juga saat memindahkan posisi transmisi ke D hampir tak ada hentakan. Alih-alih ingin merasakan sensasi performanya, ruas jalan Tol menjadi menu utama kami untuk menjajalnya. Tak langsung menginjak habis pedal gas, tapi kami mencoba untuk mengurutnya berlahan dari bawah, putaran mesinnya cukup halus dan bertenaga begitu juga tiap-tiap perpindahan giginya. Ketika berkendara dengan kondisi stabil indikator Eco pada layar spidometer pun menyala membantu berkendara secara efesien.



Menyimak posisi jalan yang mulai sepi, pedal gas pun langsung ditekan habis alias kick down yang spontan membuat putaran mesin makin cepat sehingga mengeluarkan sedikit suara yang keras didalam bonet depan. Hentakan halus disandingkan dengan tenaga yang meluap membuat NAV1 melaju makin cepat, angka 140 km/jam pun mampu dituntaskan dengan baik. Bila kurang puas, silakan mainkan tuas transmisi CVT 7 Speed secara manual, dijamin tarikannya lebih responsif.



Sayangnya NAV1 bukan diciptakan sebagai mobil sport yang dituntut mampu mewadahi adrenalin para penggunanya, alhasil tunjangan dari sisi desain dan juga sektor kaki-kaki tak begitu menopang ketika berada dikecapatan tinggi yang membuatnya sedikit limbung. Namun begitu secara performa dan tingkat efesiensinya tak terlalu mengecewakan, di dalam kota dalam posisi stabil NAV1 bisa tembus hingga 8,3 km/l sedangkan saat menempuh perjalanan ke luar kota tingkat konsumsinya mencapai 10,2 km/l, lagi-lagi hal ini tergantung dari cara mengemudinya.


Fitur

Ragam fitur telah menjadi perangkat standar dari sang Navigator 1 ini. Di dalam kabin, mulai dari Pengaturan AC dual zone climate control, VIP passenger entertainment dengan TV di belakang, desain optitron combination meter sampai dengan hiburan yang ditampung dari audio double-DIN yang memiliki kualitas suara cukup baik dan telah terintegrasi dengan AUX in, USB, DVD juga Bluetooth.


Dari sisi teknologi, seperti telah dijelaskan sebelumnya mesin NAV1 telah ditopang dengan Valvematic Technology yang berfungsi mengatur waktu maupun ukuran buka katup masuk dan katup buang, sehingga memberikan perfoma yang baik dan irit bahan bakar. Dari sisi keselamatan, Toyota pun melengkapi NAV1 cukup lengkap mulai dari ABS, EBD, SRS Airbag didepan dan samping menjadi kelengkapan standar di kedua tipenya.



Sayang, untuk varian G ini tak dilengkapi dengan fitur navigasi padalah perangkat navigasi harusnya wajib ditiap tipenya, mengingat julukanya sebagai Navigator 1.


Price

Datang dengan segala kemewahan dan teknologi juga fitur yang telah menjadi kelengkapan standarnya membuat NAV1 mampu mengisi celah kekosongan antara Alphard dan Toyota Innova, strategi pintar ini diyakini Toyota mampu untuk meramaikan pasar MPV yang memang cukup menjamur di Indonesia.



Secara kelas dan strata, Toyota NAV1 memiliki rival yang cukup berat layaknya All New Nissan Serena dan juga Mazda Biante yang dari sisi kenyamanannya dan fitur hampir-hampir serupa antara ke-3nya. Namun bila bicara masalah harga, rasanya NAV1 tipe G yang menjadi varian terbawaah ini memang dipatok sedikit lebih tinggi yaitu, Rp 381,900,000. Sedangkan para rivalnya masih berada dibawahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar