Jumat, 03 Mei 2013

7 TIPS KOMUNIKASI Untuk Ciptakan Lingkungan Kerja Nyaman



Kesalahpahaman dan masalah komunikasi merupakan salah satu penyebab terjadinya konflik di kantor. Hal ini mungkin saja terjadi, apalagi di kantor terdiri dari orang-orang yang berbeda latar belakang, edukasi, budaya, dan generasi.

Supaya konflik di kantor tak berkepanjangan, kenali beberapa tips komunikasi berikut ini agar lingkungan kerja pun terasa nyaman.

1. Lebih spesifik
Saat Anda ingin menyampaikan keluhan, berikan alasan dan pendapat yang spesifik. Jadi ketimbang mengatakan, “Saya tidak pernah diundang rapat” cobalah mengatakan “Saya percaya saya bisa memberi kontribusi jika saja diundang rapat kemarin”.

2. Hindari personalisasi konflik
Cobalah ubah pikiran Anda dan lihat sebuah konflik dengan kacamata berbeda. Hindari melihat sebuah konflik sebagai “Saya melawan dia” tapi coba lihat “Kami melawan masalah”. Dengan cara ini, Anda menunjukkan sikap profesional dan tidak akan menyerang orang lain secara personal ketika konflik itu datang.

3. Terbuka dan dengarkan
Dengarkan terlebih dulu pendapat orang lain, setelahnya ucapkan ulang apa yang dia beritahukan pada Anda. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahpahaman dan orang lain pun merasa dirinya didengarkan. Jika Anda tak setuju dengan pendapatnya, barulah utarakan opini Anda.

4. Tak perlu selalu libatkan bos
Dalam menyelesaikan konflik, jangan selalu melibatkan atasan. Kalau sedikit masalah saja Anda sudah lari ke bos, bisa-bisa Anda dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah kecil, apalagi yang besar.

5. Batasi keluhan
Hati-hati dalam mengeluh, terutama jika masalah yang timbul menyangkut sesama rekan kerja. Ingat, Anda harus bisa menjaga hubungan profesional antar rekan kerja dan atasan. Oleh karena itu, jangan selalu mengeluhkan segala hal dan pilih kata-kata cerdas untuk menyampaikan keluhan jika memang perlu.

6. Minta mediasi
Apabila rasanya konflik sudah tidak terkontrol dan kedua pihak terlalu emosional, maka Anda perlu seorang mediator. Pilih pihak yang netral dan bisa melihat masalah yang Anda hadapi dari kacamata orang ketiga. Jika sudah melakukan mediasi, Anda pun harus bisa berlapang dada pada apa pun penyelesaiannya.

7. Tak semuanya tentang Anda
Kadang Anda merasa sedang mendapatkan serangan personal ketika terjadi konflik di kantor. Tapi kadang, tak semua hal itu tentang Anda. Bisa saja konflik terjadi karena orang tersebut, baik rekan kerja maupun atasan, hanya sedang mengalami hari yang buruk atau mendapatkan masalah lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar