Rabu, 29 Mei 2013

Ford Everest Bersolek!



Ford Afrika Selatan dan Filipina menyegarkan penampilan SUV tujuh penumpang, Everest. Tidak banyak, yang dipermak, hanya bagian depan dan beberapa item di kabin. Sentuhan minimal ini ternyata bisa mengurangi kesan ”boxy”.

Dari depan, Everest terlihat lebih dinamis berkat ubahan bumper, kini berbentuk oval. Gril menyempit, dari model awal empat garis berlapis krom, kini tinggal tiga. Desain rumah lampu kabut juga dirombak. Ujung bawah lampu depan dipapas sedikit, disesuaikan dengan garis gril baru. Luas kaca jendela penumpang belakang diperkecil sedikit.

Di belakang, tidak ada yang berubah. Tetap dengan gaya kotak plus gendongan ban serep yang menempel di pintu. Tapi setelah masuk kabin, perubahan terasa karena warna kabin berbeda: semula kombinasi hitam-beige - Ford menyebutnya Camel - diganti dengan hitam beraksen silver.

Konektor USB dan aux input kini menjadi untuk head unit untuk semua tipe. Untuk edisi spesial, juga dilengkapi cruise control. juga ada tambahan warna, yaitu cooper red alias merah untuk mereka punya rasa percaya diri tinggi.

”Menggabungkan kemampuan off-road dan daya muat tujuh penumpang, membuat Everest bukan hanya ideal sebagai kendaraan keluarga, juga cocok untuk kontur daerah di Afrika Selatan untuk petualangan,"  jelas Gavin Golightly, Marketing Manager Ford Afrika Selatan.

Tiga varian ditawarkan, semua menggunakan mesin Duratorq TDCi (diesel) 3.000cc dengan variable-geometry turbocharge plus intercooler. Mesin ini mampu menyalak sampai 154 PS dengan torsi 380 Nm @1.800 rpm.

Di Afsel, tipe 4X2 XLT dijual 379.700 rand (Rp 384 juta), 4X4 XLT 426.400 rand (Rp 431 juta) dan 4X4 LTD 447.900 rand (Rp 453 juta). 



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar