Minggu, 19 Mei 2013

Kapan BlackBerry Q5 Masuk Indonesia?


Wicak Hidayat/KompasTekno

BlackBerry Q5

Wicak Hidayat/KompasTekno BlackBerry Q5


















Dalam gelaran BlackBerry Live 2013 di Marriot World Center, Orlando, BlackBerry telah mengumumkan ponsel Q5. Perangkat berbasis BlackBerry 10 ini menjadi "jawaban" untuk pasar bertumbuh seperti Indonesia.

BlackBerry belum mengumumkan harga resmi perangkat ini. Harga yang dibanderol biasanya akan tergantung dari rekanan yang menghadirkan perangkat tersebut di setiap negara.

Nah, untuk Indonesia, berapa harga BlackBerry Q5?

Djatmiko Wardoyo, Marketing Communication Era Jaya Group, mengakui perangkat itu bisa jadi salah satu andalan BlackBerry di Indonesia.

"Apalagi kalau kisaran harganya di Rp 3 juta sampai Rp 4 juta. Saya yakin itu bisa laris," ujar Djatmiko Wardoyo, Marketing Communication Era Jaya, saat ditemui di sela-sela BlackBerry Live 2013.

Dari rumor yang beredar, harapan pria yang akrab disapa Koko itu mungkin akan terwujud. Sumber lain menyebutkan, kisaran harga BlackBerry di Indonesia adalah Rp 4 juta sampai Rp 4,5 juta.

Jika prediksi ini benar, maka Q5 akan lebih murah dibandingkan perangkat BlackBerry 10 lainnya. BlackBerry Z10 di Indonesia dilepas dengan harga Rp 7 juta. Adapun Q10, meski belum resmi dipasarkan di Indonesia, akan dibanderol dengan harga lebih tinggi dari Z10.

Lalu, kapan BlackBerry Q5 akan tersedia di Indonesia?

Alexander Rusli, Direktur Utama Indosat, saat ditemui di sela-sela gelaran BlackBerry Live memperkirakan perangkat itu akan hadir sekitar Agustus 2013 ini.

Ini tidak terpaut jauh dari perkiraan kehadiran BlackBerry Q10 yang diperkirakan datang pada Juli 2013.

Alex mengatakan, Indosat pun siap menyambut hadirnya dua perangkat BlackBerry 10 tersebut, termasuk dengan menyediakan penawaran dan program spesial.

Saat ini, salah satu yang telah ditawarkan Indosat bagi pengguna perangkat BlackBerry 10 adalah bonus paket data. "Saat kartu SIM dari perangkat BlackBerry lama dimasukkan ke perangkat BB10, jaringan akan langsung mendeteksi dan menyediakan bonus paket data," tuturnya.

Hal itu dimaksudkan agar pelanggan paket BlackBerry Indosat tidak harus "terjebak" membayar paket ritel koneksi data.

Memang, sejak era sistem operasi baru, ponsel BlackBerry 10 tak lagi membutuhkan paket BlackBerry Internet Service (BIS) untuk mengakses layanan data. Diharapkan, bonus otomatis ini akan membuat pengguna lebih nyaman saat berpindah ke perangkat baru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar