Rabu, 01 Mei 2013

Mazda MX-5 - Truly Play Car

Roadster asal negeri Jepang yang digondol oleh brand Mazda ini memang sedikit mencuri perhatian para pecinta mobil sport di Tanah Air. Sejak perkenalannya di 2011 silam, Mazda MX-5 mampu memberikan suatu sensasi berbeda di pasar otomotif Indonesia walau tak dapat dipungkiri populasi pemainnya tergolong sangat segmented.



Mulai dari tampilan desain, performa sampai dengan fitur atap convertiblenya merupakan salah satu keunggulan yang diboyong oleh Mazda pada MX-5nya. Tapi kurang afdol rasanya bila hanya membicarakan tanpa mengujinya, berikut inilah review mobil Mazda MX-5 :



Puas memperhatikan tampangnya, kami pun mencoba masuk ke dalam kabin. Sesuai dengan julukan Roadster, tak salah bila MX-5 tergolong mobil egois yang hanya memiliki dua jok penumpang depan tanpa atap permanen.



Mungil dan sesak itu lah yang terasa saat mencoba masuk kedalam kabinnya, bagi orang yang memiliki tinggi lebih dari 165 cm pastinya akan terasa sempit waktu pertamakali memasuki ruang interiornya, bahkan bila atapnya masih tertutup maka Anda perlu menundukan kepala dan badan.





Setelah berhasil mencari posisi duduk yang "PW" di jok Recaro semi bucket, serentak kesan sportypun langsung terasa. Kontur tempat duduk yang dirancang khusus agar pengemudi bisa berposisi duduk setengah tidur alias low slung dengan kaki yang horizontal memberikan hayalan layaknya disebuah mobil balap sungguhan.

Pengaturan jok masih dapat dilakukan secara manual dengan maju-mundur sehingga Anda bisa mencari posisi yang pas. Begitu juga dengan fitur kabin yang masih tergolong bersahabat dan memudahkan pengendaranya.

Tanpa berfikir panjang, mesin berkode MZR 2.0L in-line cylinders, 16 valves DOHC lengkap dengan Sequential Valve Timing (S-VT) dan Electronic Throttle Control (ETC)diboyong oleh MX-5 segera kami hidupkan. Hmmm ... bisa dibilang suaranya tergolong biasa saja, tidak ada rauman gahar seperti kendaraan sport pada umumnya. Hal ini tergolong wajar, mengingat MX-5 merupakan salah satu kendaraan 'daily sport car' bukan sport car sejati.



Sebelum mengajaknya bermain, atap retractable yang mampu dibuka tutup hanya dalam keadaan diam saja, kami fungsikan untuk memenuhi hasrat berkendara dengan atap terbuka. Pengoprasianya pun tergolong mudah, cukup dengan membuka centre lock diteruskan dengan menekan tombol di dashboard, serentak atap pun mulai terbuka diiringi dengan jendela yang turut bergerak turun. Dalam kurun waktu 15 detik, Anda sudah dapat merasakan hembusan angin dan teriknya matahari menghempas kepala dan masuk keruang kabin.



Masukan transmisi ke posisi "D", mobil pun mulai berjalan. Permainan pertama langsung mengakses jalan TOL, setelah mengambil tiket dan mengawasi rute TOL yang sedikit lapang, pedal gas pun mulai injak dalam-dalam. Tarikan bawah cukup mengagumkan, tenaga yang dikeluarkan sangat responsif sehingga MX-5 mampu memberikan akselerasi yang cukup baik. Hal ini mungkin tidak lepas dengan dukungan dimensi bodi yang mungil.



Begitu juga dengan putaran atasnya, MX-5 yang diklaim memiliki tenaga 160 hp dan torsi tertinggi 188 NM serta dukungan transmisi otomatis 6-Speed Direct Activematic terasa terus mengisi, hingga jarum spidometer berada lebih di 180 km/jam.



Sadis ... wajah dan rambut kami cukup tarasa berantakan diterpa oleh angin dan udara panas Jakarta yang disertai debu, namun begitu ini lah sensasinya berkendara dengan mobil convertibel. Tak puas bermain hanya dengan menggunakan transmisi otomatisnya, kami mulai mengenggam stier untuk mejajal Active Adaptive Shift-nya.



Tiap perpindahan gigi terasa halus tanpa adanya efek hentakan yang menggangu kenyamanan, resposibilitas kendaraan juga makin menjadi-jadi hal ini kami buktikan ketikan kami menjajalnya dari titik 0-100 hanya dalam kurun waktu kuran dari 9 detik. Ada sedikti minus yang kami rasakan, yaitu timbulnya gejala panas dari bawah kabin di kaki pengemudi setelah kurang lebih 1-2 jam mengendarainya, mungkin hal ini bias dari panas mesin ataupun gearbox.



Waktunya bermain dengan sisi handlingnya. Bermanuver dengan MX-5 layaknya bermain slalmom. Cukup tangkas dan gesit, tak hanya kami rasakan ketikan meyalip beberapa kendaraan di ruas TOL, namun juga di tikungan-tikungan tajam MX-5 mampu memberikan manuver yang baik dengan dukungan stier yang bersahabat yang telah dilengkapi dengan fitur Hydraulic Power Assist Steering dan ditunjang lagi dengan kaki-kaki Independent Double Wishbone pada bagian depan serta Independent Multi-link di belakangnya.



Hanya saja Anda harus sedikit hati-hati, karena mobil ini masih memiliki titik blindspot di pilar A. Upss ... mengenai sisi hiburannya, tak perlu khawatir karena MX-5 masih dilengkapi dengan sarana hiburan berupa audi keluaran Bose lengkap dengan 7 speaker yang mampu menghadirkan suara maknyuss.



Secara keseluruhan, Mazda MX-5 yang dibandrol resmi dengan harga Rp 591 juta cukup fun to drive dan sangat cocok dijadikan daily sport car. Sekadar saran, jangan coba-coba menggunakan mobil ini saat jam-jam 3 in 1 di Jakarta ... bisa urusan dengan pihak berwajib nantinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar