Rabu, 29 Mei 2013

P3K Bibir Tergigit Gigi Sendiri

 
Tidak seperti biasanya, kemarin saya menunaikan makan malam sekitar pukul tujuh malam. Karena memang kemarin saya pulang dari bekerja sedikit telat tiba di rumah dikarenakan macet. Setiba dari rumah saya bercengkrama dulu dengan anak saya Raka yg sedang asyiknya berlatih jalan, usianya kini menginjak 14 bulan. Tak lama saya segerakan untuk mandi dan menjalankan sholat maghrib, kemudian baru lah saya memulai aktifitas makan malam.

Tradisi yg saya lakukan untuk makan malam memang lebih sering dilakukan ketika akan menjelang maghrib, karena pada saat jam tersebut sudah tiba di rumah dan kebetulan klimaks merasakan lapar terjadi pada saat² jam tersebut. Dengan tidak ingin mengurangi rasa hormat si perut, saya pun harus bergegas mengisi tagihan tersebut.

Sedang asyik²nya menikmati makan malam untuk menghilangkan rasa lapar, tiba² bibir bagian bawah tergigit oleh gigi saya sendiri. Seketika itu pula saya menahan rasa sakit dan menghentikan gerakan mengunyah. Berselang beberapa detik saya lanjutkan kembali mengunyah untuk bisa menghabisi sisa makanan yg sudah terlanjur ada di dalam mulut.

Bagi Kompasianer sudah pasti pernah mengalami hal serupa, saya sebut saja ini kecelakaan pada saat makan. Kecelakaan tidak hanya berlaku di jalan namun bisa juga dialami ketika menikmati makanan. Ada beberapa tips yg bisa saya sharing untuk Kompasianer bila mengalami kecelakaan bibir tergigit gigi ketika beraktifitas makan, bisa jadi ini tindakan P3K yg mesti dilakukan, diantaranya:
  1. Berhentilah sejenak untuk mengunyah, setidaknya menikmati rasa sakit yg sedang menyerang. Tak perlu mengambil waktu lama, cukup beberapa detik saja untuk meneruskan mengunyah sisa makan yg ada di mulut untuk bisa dicerna. Rentang waktu berhenti dikondisikan dengan tingkat keperparahan gigitan.

  2. Setelah menyelesaikan point (1), disarankan untuk minum air putih agar melancarkan cerna sisa makanan tadi yg tidak maksimal dalam proses pengunyahan.

  3. Kemudian berhenti sejenak untuk meneruskan aktifitas makan. Berdasarkan pengalaman saya, ketika memutuskan untuk melanjutkan makan seringkali bibir kembali tergigit, ini diakibatkan oleh bibir yg membengkak sehingga terjadi kontak kembali oleh gigi ketika mengunyah dan juga gerak motorik otot mulut yg sudah tersetting ketika sebelum kejadian (ini berdasarkan hipotesa saya sendiri).

  4. Bila dirasa sudah cukup tenang, baru lah dapat meneruskan kembali aktifitas makan dengan syarat diperlambat tempo mengunyahnya untuk menghindari resiko tergigit kembali.

  5. Setelah selesai makan, segera beri obat pencegah panas dalam agar tidak timbul sariawan.
Mudah²an tips diatas bisa bermanfaat bagi anda ketika mengalami kecelakaan dalam aktifitas makan terutama pada saat bibir tergigit gigi sendiri. Tips yang saya berikan adalah berdasarkan pengalaman yang saya alami dengan tambahan beberapa hipotesa sendiri tanpa merujuk dari segi ilmu medis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar