Jumat, 03 Mei 2013

Volkswagen Caravelle - Kenikmatan Lounge Berjalan

Butuh kendaraan keluarga dengan ukuran besar, serbaguna dan disesaki dengan piranti hiburan berkualitas dan juga ruang private layaknya sebuah kamar berjalan? VW Caravelle jawabnya.



VW New Caravelle yang diluncurkan langsung oleh PT Garuda Mataram Motor (GMM) pada 2012 silam dengan dua varian berbeda yaitu, Long Wheel Base dan Short Wheel Base memang memiliki aura berbeda dari generasi sebelumnya. Kali ini VW mencoba untuk mengeksplor lebih dalam dari segi kenyamanan dan dan kemewahan fiturnya.

Body luar tampilan Caravelle anyar kini dilengkapi dengan beragam fitur baru, diantaranya xenon headlamp with Daytime Running Light (DRL). Desain elegan pada body dipadu dengan velg alloy 17 inchi yang membuat sosok New Caravelle semakin terlihat ekslusif. Selain itu mobil yang dibandrol seharga Rp.1,08 Miliar ini juga cukup tangguh dalam halpenyajian kenyamanan bagi penumpangnya.



Dengan dimensi body yang cukup gambot, Big MPV asal Jerman itu disusupi beragam fitur-fitur unggulan terbaru. Paling radikal tentu ada di sektor kabin. In-car entertainment juga disematkan ke dalam mobil untuk memberikan kenyamanan ekstra kepada penumpang kabin belakang. Untuk privasi, mobil ini juga telah dilengkapi dengan separator kaca yang memisahkan antara kabin belakang dengan kabin pengemudi. So Anda bisa bersantai ria bersama rekan bisnis atau keluarga sambil menonton DVD kesayangan.


Konvensional Look

Secara design keduanya antara Caravelle LBW dan SBW memang bak pinang dibelah dua, namun mengenai dimensi jelas varian New Caravelle LBW lebih panjang ketimbang SBW. Panjang LBW sendiri adalah 5,290 m sedangkan SBW hanya 4,890 m. Tapi secara garis besar keduanya sama-sama menawarkan tingkat kenyamanan bagi para penumpangnya.

Tampilan depan Caravelle bisa dibilang mirip sebuah van pada umumnya. Bonnet depan yang tinggi dan sedikit maju, namun dibuat dengan kesan mewah melalui headlamp xenon yang dikombinasikan langsung dengan LED Day light juga fog lamp. Selain itu, di bagian bonet juga masih dihiasi dengan dua garis tipis yang menjadi grill dengan aksen lapisan chrome dan lambang kebesarnya. Bila dilihat sekilas, tampang depannya sedikit mirip dengan saudara sekandungnya, VW Touran.



Sayangnya VW masih bergelut untuk memilih desain konvensional yang mengkotak, sehingga kesan kemewahan yang miliki oleh Caravelle tak terlalu terlihat dengan jelas. Begitu juga dengan sisi samping dan belakangnya terlihat biasa dan simple tanpa ada kesan mewah yang ditonjolkan.



Masuk kebagian interior kami akan membahasnya secara berbeda karena disini juga terjadi dua ruang yang memiliki strata berbeda. Nuansa hitam dan dasboard yang tertata tanpa adanya head unit memang menjadi pertanyaan yang akan kami jawab nanti. Meski simple namun VW masih mencoba untuk menampilkan nuansa mewahnya melalui balutan kulit pada jok dan juga gagang kemudi.



Di baris pertama, tepatnya bagian driver dan penumpang depan bisa dibilang tak senyaman bagian tengah. Adanya pembatas antara ruang depan dan tengah akhirnya membuat tingkat kenyamanan dibagian depan harus dikorbankan, mulai dari sisi jok penumpang yang tak bisa digeser mundur sampai dengan sandaran jok yang sudah terhalang oleh pembatas tadi. Bisa dibilang baris pertama ini memang didesain khusus untuk supir, jadi Anda dengan keluarga atau saat sedang bersama klien benar-benar mendapatkan kenyamaan lebih di bagian tengahnya.

Big Body Big power

Memiliki tampilan yang besar, panjang dan terlihat gambot tak menjadikanya sebuah masalah dalam hal performa. Meski hanya dimodali mesin berkapasitas 2.0L, namun adanya teknologi Bi-Turbo TDI yang disokongnya membuat New Caravelle mampu mengempaskan tenaga sebesar 180 Hp melalui transmisi 7 percepatan otomatiknya, sedangkan untuk torsinya melejit hingga 400 Nm. Benar-benar sebuah tenaga yang besar bukan untuk sebuah MPV.



Untuk benar-benar merasakan luapan tenaganya rasanya Anda harus sedikit mencari lahan yang lapang layaknya jalanan Tol. Setelah mendapatkan sedikit lahan, pedal gas langsung di injak habis serentak mesin pun mengerung halus hingga sedikit memasuki ruang kabin. Benar-benar sensasi tenaga bawah yang badak. meski memiliki tubuh bongsor namun akselerasi diputarannya cukup galak.



Bukan hanya bagian bawahnya saja, sampai putaran atas pun luapan tenaga yang dikerluarkan masih terasa. Melesat dari titik diam hingga 100 km/jam hanya memakan waktu kurang lebih 12 detik. Bila Anda kurang puas silakan turunkan tuas hingga ke posisi "S" dan mainkan persenling secara manual, dijamin Anda terpesona dengan tenaga yang mampu dikeluarkannya.



Pindah ke masalah handling, umumnya mobil besar gejala limbung masih terasa meskipun cukup minim, tapi ini sudah menjadi hukum fisika yang mendasar. Selain itu, ketika Anda ingin lebih agresif mengendarai Caravelle, Anda juga harus berhati-hati karena dimensinya yang panjang mungkin akan menyusahkan ruang gerak Anda kala bermanuver dengannya.

Lounge Berjalan

Sebagai MPV premium, tentu pihak pabrikan tak langsung melontarkan Caravelle tanpa dukungan piranti fitur handal sebagai aparel pelengkapnya. Menitik tolakan pada sisi kenyamanan yang telah dibahas sebelumnya, maka Caravelle juga turut didukung dengan beragam fitur hiburan layaknya in car entertainment.



Mulai dari headunit double DIN lengkap dengan monitor, LCD TV 19", DVD player yang dapat digunakan untuk Anda bersantai sambil karaokean sampai dengan 7 speaker aktif yang mampu mengeluarkan suara jernih didalam kabin Anda. Benar-benar seperti disebuah kamar karaoke atau lounge yang lengkap dengan sisi hiburan audio visual. Tak hanya itu, ketika sedang bersama berpergian bersama keluarga anak Anda juga bisa menghubungkan perangkat games layaknya Playstation langsung kemonitor TV tersebut.



Tak hanya mementingkan kenyamanan saja, segi keselamatan juga menjadi perhatian yang tak kalah penting. Enam buah perangkat air bags dipersiapkan untuk penumpang dan driver, selain itu pengereman juga telah lengkap ditunjang dengan ABS/EBD/BA. Memiliki dimensi yang panjang, bukan suatu kekhawatiran ketika sedang parkir, karena Caravelle juga datang dilengkapi dengan sensor parking yang amat membantu.

Dari Lapang Sampai Kedap Suara

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, kenyamanan yang dimiliki New Caravelle memang patut untuk diajungi jempol. Mulai dari tingkat kelapangannya saja sudah sangat mencerminkan bagaimana nyamanya menjadi penumpang di dalam Caravelle.



 Lebih lagi, joknya menganut konsep captain seat yang memberikan ruang lebih lapang dan dapat diputar hingga 360 derajat. Maka saat Anda menempuh perjalanan jauh bersama keluarga akan sangat nyaman, ataupun mungkin saat Anda menggunakannya untuk urusan bisnis bersama klien, Anda akan mendapatkan private room dengan adanya jendela pemisah antara baris pertama dan kedua yang kedap suara, dan kerap disebut sebagai privacy wall.



Sayangnya segi kenyamanan di Caravelle hanya berlaku dibagian tengah saja, sedangkan untuk baris pertama yang diciptakan seakan untuk supir memiliki beberapa keterbatasan seperti yang telah diungkapkan sebelumnya. Kursi jok yang tak leluasa sampai dengan head unit yang dipangkas yang serta merta menghilangkan sisi hiburannya.



Sedangkan mengenai visibilitasnya, Caravelle masih terbilang cukup baik. Lapangnya sisi pilar A juga berpengaruh pada kelebaran kaca depan yang secara otomatis membuat pandangan lebih luas.

Spesifikasi Volkswagen Caravelle

Like :
Kelapangan yang benar-benar nyaman dibarengi dengan sisi hiburan yang tak membosankan ketika melakukan perjalanan jauh. Tenaga berlimpah juga menjadi andalan New Caravelle yang disertai tingkat efesiensi bahan bakarnya.

Dislike :
Baris pertama tak memiliki kenyamanan yang baik. Ruang sempit seperti dibuat khusus untuk driver saja

Mesin: 2.000 cc BiTDI (Turbo Direct Injection)

Daya :180 hp pada 4.000 rpm

Torsi : 400 Nm pada 2.000 rpm

Transmisi :  7 speed

 Wheels : 17 inci



 


 


 


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar