Rabu, 05 Juni 2013

Galaxy S4 Dibongkar, Profit Samsung Terungkap



Untuk bersaing di pasaran smartphone global, Samsung membanderol produk smartphone Android terbarunya, Galaxy S4, dengan harga yang cukup premium. Perangkat Galaxy S4 dengan media penyimpanan internal berkapasitas 16GB dijual seharga Rp 7.499.000 di Indonesia.

Dengan harga setinggi itu, sebenarnya berapakah ongkos produksi yang diperlukan untuk membuat sebuah Samsung Galaxy S4? Pertanyaan inilah yang coba dijawab oleh lembaga analis pasar IHS iSuppli. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, IHS iSuppli membongkar gadget tersebut untuk mencari tahu berapa biaya pembuatannya.

Setelah usai membongkar komponen per komponen Samsung Galaxy S4 versi 32GB, IHS iSuppli berkesimpulan bahwa biaya produksi smartphone tersebut berkisar 237 dollar AS atau sekitar Rp 2,3 juta per unitnya.

Ini berarti Samsung mengambil margin kotor sebesar 402 dollar AS (sekitar Rp 3,9 juta) atau sekitar 62 persen, dengan asumsi harga Galaxy S4 32GB di AS, yaitu 639 dollar AS.

Dikutip dari AllThingsD, Jumat (10/5/2013), kebanyakan produsen bergantung terhadap perusahaan lain untuk mendapatkan komponen perangkat smartphone. Namun, Samsung dikenal mampu untuk memproduksi sendiri komponen smartphone.

Nah, dengan kelebihan itulah, Samsung akhirnya memutuskan untuk mengisi semua komponen kunci di Galaxy S4 dengan komponen buatan mereka sendiri. Keuntungan memakai komponen sendiri tentu saja akan membuat ongkos produksi Galaxy S4 lebih murah, yang berarti margin penjualannya semakin tinggi.
"Kekuatan Samsung adalah kemampuan untuk membuat komponen sendiri. Mereka terus menambah daftar komponen yang bisa mereka suplai ke diri mereka sendiri," kata analis IHS, Vincent Leung.

Salah satu komponen yang tidak diproduksi sendiri adalah prosesor Galaxy S4 untuk pasaran Amerika Serikat. Untuk pasaran negara tersebut, Samsung mempersenjatai Galaxy S4 dengan prosesor buatan Qualcomm. Menurut IHS iSuppli, harga dari prosesor ini adalah sekitar 20 dollar AS.

Adapun untuk versi global, termasuk Indonesia, Samsung menggunakan prosesor buatan sendiri, yaitu Exynos 5 Octo. Dikatakan, Samsung membutuhkan biaya sebesar 28 dollar untuk memproduksinya.

Salah satu komponen dengan harga yang cukup mahal adalah bagian layar. Samsung membutuhkan biaya sebesar 75 dollar untuk memproduksi bagian ini. Bagian layar tersebut sudah termasuk dengan kaca super-kuat Gorilla Glass yang dibuat oleh perusahaan Corning.

Samsung juga memproduksi sendiri bagian media penyimpanannya. IHS memperkirakan dibutuhkan biaya sebesar 28 dollar AS untuk sebuah komponen satu ini dengan kapasitas sebesar 16GB.

Terdapat juga beberapa komponen yang tidak disuplai oleh Samsung sendiri, seperti chip Bluetooth dan WiFi yang diproduksi oleh Broadcom, chip manajemen daya oleh Maxim, dan chip nirkabel oleh Triquint Semiconductor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar