Minggu, 22 September 2013

Surprising In Every Moment ! - MINI Cooper S

Unik, eye catching, dan nyeleneh! Tiga kata itu yang paling pantas mewakili karakter MINI Cooper S. Dan ketika menjajalnya berkeliling kota, MINI Cooper S mampu membuat kejutan.



MINI Indonesia memberikan kesempatan kepada 16 jurnalis dalam negeri untuk merasakan bagaimana gaya hidup MINI. Ada 8 unit MINI diantaranya MINI Cooper S, MINI John Cooper Works, MINI Cabrio, MINI Coupe, dan MINI Countryman. Kebetulan BosMobil mendapat giliran berada dibalik kemudi MINI Cooper S. Bagaimana sensasinya? Berikut Review tentang MINI Cooper S.

Desain

"Kalau kalian mengemudikan MINI, maka kalian akan mendapat bonus jadi pusat perhatian," kelakar Head of MINI Indonesia Jentri Izhar kepada sejumlah wartawan yang ikut dalam acara bertajuk MINI Hopping tersebut.



Apa yang dikatakan Jentri memang benar, desain yang keluar dari cara-cara desain konvensional membuat MINI sangat nyentrik dibanding mobil-mobil lain yang beredar di Indonesia. Tapi MINI begitu mempertahankan heritage desainnya dari generasi ke generasi. Coba saja lihat konsep dari MINI Cooper S yang masih punya ciri khas MINI sejak pertama kali diciptakan pada 1959.



Bentuk khas front grill, desain headlamp membulat, dimensi yang mungil, hingga ke desain rearlamp masih bercitarasa MINI klasik. Sentuhan-sentuhan modern baru terlihat pada bentuk spion luar yang juga dibuat ikut membulat, desain bumper depan, kap mesin, fender, bumper belakang, dan juga pilar-pilar. Yang bikin lebih eye catching, beberapa bagian eksterior dibuat dari bahan cutting sticker. Diantaranya kap mesin yang ditambahkan white stipes, spion luad dengan cover berkelir bendera finish, serta sebagian body samping yang juga ada cutting sticker bertema garis finish dengan nomor "11".



Desain yang unconventional juga ditemukan tatkala masuk ke dalam kabin. Dashboard dibuat benar-benar beda dari mobil kebanyakan. Masih dengan tema garis finish, panel RPM ada di atas setir, sementara meter cluster tetap di center dashboard. Tapi pusat informasi seputar kendaraan ini dibuat dengan tema klasik yang berpadu LCD screen. Disini terpampang info seputar kecepatan mobil, audio system, serta informasi kapan harus servis.



Berbeda dengan keseluruhan body yang dicat hitam dengan aksen bendera finish, bagian jok malah dibalut kulit berkelir putih dengan lips hitam yang kontras. Selain jok depan dan belakang, warna putih juga digunakan untuk sebagian aksen doortrim pada kedua pintunya. Unik dan sangat eye cathing.



Performa

Seperti yang sudah kami kemukakan sebelumnya, MINI Cooper S ternyata bukan cuma menyajikan tampang yang eye catching, tapi juga performa menakjubkan. Berbekal mesin 1.6-liter 4 silinder berteknologi twin-scroll turbocharger direct injection, MINI Cooper S mampu memberikan tenaga yang tidak biasa dibanding hatchback lain di dalam negeri.


Menggunakan transmisi automatic, berada dibalik kemudi hatchback tiga pintu ini begitu menyenangkan. Cukup geser tuas transmisi ke posisi "D", injak peda gas, dan kami pun menikmati cruising bersama MINI Cooper S start dari Rest Area KM57 Tol Cipularang menuju Bandung.
Sesekali jarum speedomet r menyentuh angka lebih dari 120 km/jam, pada kondisi ini mobil masih sangat fun untuk dikendarai. Tidak ada gejala limbung atau bergetar yang berlebihan. Masuk ke mode "D Sport" mobil terasa lebih agresif, tapi hasrat geber MINI Cooper S lebih kencang harus ditahan mengingat demi keselamatan kami dan pengguna jalan lain. Satu hal yang kami rasakan, walau ada fitur shiftronic dan paddle shift, keduanya seperti tidak dibutuhkan mengnginat dengan mode D Sport saja galaknya mesin MINI Cooper S sudah lebih dari cukup.



Meliuk melewati beberapa mobil truk dan bus yang berjalan lambat saat medan menanjak juga bukan masalah berarti bagi MINI Cooper S. Handlingnya sangat mumpuni untuk dibawa bermanuver, apalagi mobil seakan tidak kehilangan tenaga ditiap putaran mesinnya.



Di atas kertas, MINI Cooper S yang beredar di Indonesia sanggup menelurkan tenaga 184 hp pada 5.500 rpm. Sementara torsi puncaknya ada di 240 Nm, itu pun masih bisavmelonjak jadi 260 Nm dengan fitur Overboost. Sungguh mengejutkan!

Comfort

Mengejutkan disemua aspek, mungkin itu yang sekali lagi kami ingin ungkapkan dalam tulisan review MINi Cooper S ini. Jujur saja ini merupakan kali pertama mencicipi hatchback mungil dari Inggris tesebut. Karenanya kejutan demi kejutan selalu kami dapatkan.



Urusan kenyamanan kabin misalnya. Walau dimensinya terbilang kecil (MINI Cooper S punya panjang 3.729 mm, lebar 1,913 mm, dan tinggi 1.407 mm), MINI Cooper S mampu memberikan kenyamanan layaknya mobil-mobil premium keluaran Eropa. Jok yang dilapis kulit berkualitas dengan busa yang tebal tentu membuat permukaan bokong dan punggung nyaman selama perjalanan. Bantingan mobil juga terasa masih lembut walau sebagai standar MINI Cooper S sudah dibekali velg ukuran 17 inci dengan ban berprofil 205/45.



Dari sisi pengemudi, visibilitas sangat baik. Posisi pilar-pilar tidak mengganggu pandangan sopir ketika bermanuver ataupun jalan lurus, bahkan saat parkir. Tapi desain spion dalam terasa sedikit kurang lebar sehingga terkadang objek kecil di belakang mobil tidak terlihat.



Sedangkan dari sisi kenyamanan penumpang, walau terlihat mungil tapi MINI Cooper S menyajikan leg room penumpang depan yang lapang. Jok penumpang depan bisa dimundurkan hingga jarak yang cukup jauh, tapi efeknya ruang penumpang belakang jadi terpangkas. Jok belakang masih nyaman untuk orang dengan ukuran tubuh normal, tapi jika Anda bertubuh jumbo atau terlalu jangkung, maka jangan harap kenyamanan saat ada di ruang penumpang belakang.

Fitur

Kecil-kecil cabe rawit, biar kecil tapi jangan diremehkan. Begitu pula dengan MINI Cooper S. Ada segudang fitur berteknologi tinggi yang ada di MINI Cooper S. Paling utama yakni MINI Connected.
Menggunakan media Apple iPhone, para pemilik MINI Cooper S bisa mengakses fitur hiburan, jejaring sosial, hingga tips mengemudi yang hemat bahan bakar minyak (BBM) secara real time dan berhubungan langsung dengan dunia. Dengan mengkoneksikan iPhone Anda ke head unit MINI maka Anda bisa update status ke Facebook atau Twitter.
Dengan MINI Connected Anda juga bisa mendengarkan global radio atau Dynamic Music untuk menikmati lagu-lagu kesayangan Anda selama perjalanan. Tak cuma itu ada pula MINIMALISM Analyser yang bisa mengajarkan pengemudi MINI bagaimana menghemat BBM sepanjang perjalanan dengan gaya mengemudi yang baik.



Masih dari sisi perangkat hiburan, audio system MINI Cooper S juga bisa memutar CD, dengan tambahan koneksi Bluetooth serta USB dan AUX-In. Audio ini tersambung dengan speaker keluaran Harman/Kardon.



Untuk piranti keamanan aktif dan pasif, Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Force Distribution (EBD), Brake Assist, dan Cornering Brake Control (CBC) jadi perangkat keselamatan wajib di MINI Cooper S. Ada pula Dynamic Stability Control (DSC) dan airbags baik pengemudi maupun penumpang depan dan belakang.

Price



Rp.549 juta off the road Jakarta merupakan harga yang ditawarkan MINI Indonesia untuk MINI Cooper S. Dengan desain yang nyeleneh, kekuatan mesin yang mengejutkan, serta segudang fitur mutakhir, maka dengan banderol seperti itu Anda akan dapat bonus: Jadi pusat perhatian dimanapun kapan pun! hehehe...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar