Minggu, 22 September 2013

Usung aspek irit BBM, mobil murah bakal jadi tren baru

Usung aspek irit BBM, mobil murah bakal jadi tren baru

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan, kendaraan irit bahan bakar dan ramah lingkungan akan segera jadi tren. Hanya saja, kendaraan yang dicari konsumen akan tetap compact car berukuran sedang.

Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR mengatakan konsumen kini semakin sadar dengan faktor irit BBM. Itu sebabnya, pabrikan di Indonesia juga merespon permintaan tersebut.

"Arahnya ke depan memang mobil yang eco-friendly, ramah lingkungan, irit, dan yang terjangkau, jadi bagaimana kita sekarang bisa compact car diterima masyarakat," ujarnya di sela pameran Indonesia International Motor Show ke-21, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/9).

Satu hal yang membedakan Indonesia dari pasar otomotif Eropa, Amerika, atau Asia Timur adalah jumlah penumpang per mobil. Orientasi konsumen di Tanah Air dalam membeli kendaraan roda empat masih terkait seberapa banyak sanak saudara mereka dapat diangkut.

"Kita tahu masyarakat Indonesia perbandingannya 1 mobil untuk 25 orang, dibandingkan negara lain 1 mobil untuk 2 orang," kata Sudirman.

Bos PT Astra Daihatsu Motor ini mengaku perusahaannya sedang menjajaki pasar mobil konsep dengan ukuran sedang, dan bisa menampung 4-5 penumpang. Dalam gelaran IIMS 2013, pihaknya menampilkan UFC dan NC-Y, jenis mobil percontohan berukuran seperti seri Ayla yang masuk kategori LCGC.

Karena masih coba-coba, Sudirman mengaku belum memikirkan akan memasarkan seri penerus Ayla itu di pasar Indonesia.

"Masih menunggu respon dari pameran ini. Jadi nanti ada masukan, kita kumpulin, kalau pasar menerima, butuh waktu 3 tahun juga sebelum dipasarkan," tuturnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar