Rabu, 16 Oktober 2013

Mobil LCE dipatok hemat sampai 28 km liter

Mobil LCE dipatok hemat sampai 28 km liter

Merdeka.com -Selepas ramainya LCGC atau mobil murah ramah lingkungan dengan kapasitas mesin 1.000 cc-1.200 cc, pemerintah akan segera mengumumkan regulasi mobil rendah emisi atau Low Cost Emision (LCE).

Yang termasuk dalam LCE adalah kendaraan bermotor berteknologi advance diesel/petrol, petrol gas yang menggunakan konverter CNG/LGV, biofuel, hingga hybrid. Diharapkan, konsumsi bahan bakar pada mobil di regulasi ini adalah 20 km/liter - 28 km/liter.

All-New Toyota Camry hybrid

Jika bicara hybrid atau hibrida, Indonesia sebenarnya sudah memiliki sejumlah contoh model dari berbagai merek.

Walau masih terbatas, penjualan mobil dengan teknologi ini relatif stabil. Selain Toyota Camry yang punya kemampuan jual nyaris konstan di kisaran 40-50 unit, Mitsubishi Outlander Hibrida pun dikabarkan akan masuk Indonesia.

Rencana kehadiran SUV Mitsubishi Outlander Hibrida di Indonesia kembali ditanyakan dalam gelaran IIMS 2013 lalu. "Masih perlu proses untuk Indonesia. Tahun depan mungkin," ungkap Operation General Manager PT Krama Yudha Tiga Berlian Duljatmono di IIMS 2013, Jakarta.

Mitsubishi Outlander hibrida

Seperti juga Outlander tipe mesin bensin yang diminati di pasar Tanah Air, SUV ini juga menggunakan mesin bensin 2.000 cc. Namun yang menarik, Ia menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Berbeda dengan mobil hibrida yang sudah dijual di Indonesia, Outlander ini bisa sepenuhnya pakai listrik dan tenaganya bisa diisi dari listrik rumah, tinggal colok.

(kpl/why/sno)

Sumber: Otosia.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar