Senin, 21 Oktober 2013

Sejenak Bersama Sang Kereta Kencana - Toyota New Alphard 2.4 X 2012

BosMobil.com - Sejak awal kehadirannya di Indonesia pada 2009 yang lalu, Toyota Alphard seakan jadi mobil wajib keluarga mapan se-Nusantara. Sebutan Kereta Kencana pun melekat pada MPV mewah asal Jepang itu.



Diawal tahun 2012, PT Toyota Astra Motor (TAM) mempersembahkan Toyota New Alphard. Layaknya Kereta Kencana yang menjadi kendaraan para anggota keluarga kerajaan, generasi terbaru Toyota Alphard hadir dengan sejumlah pembenahan. Arahnya tentu pada tampilan yang makin lux.



Apa saja yang berubah dari Toyota New Alphard dibanding pendahulunya? Apakah Sang Kereta Kencana makin mewah? Berikut review singkat tim BosMobil dengan Toyota New Alphard 2.4 X.

Desain



Secara garis besar, New Alphard memang tak jauh perbedaannya dibanding generasi terdahulu. Tapi jika meresapinya lebih dalam, ada cukup banyak sentuhan baru pada mobil keluarga yang mampu menampung 7 penumpang tersebut.



Dari segi dimensi misalnya, Toyota membuat New Alphard 2.4 X dengan panjang 4.870 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.890 mm, serta memiliki jarak sumbu roda 2.950 mm. Bandingkan dengan Alphard 2.4 X lansiran 2009 yang memiliki panjang 4.850 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.890 mm, wheelbase 2.950 mm. Artinya New Alphard hadir lebih pendek 20 mm.



Kemudian bagian lain yang paling terlihat perubahannya yakni front grill. Walau masih menggunakan model headlamp yang sama, tapi New Alphard sekarang menggunakan grill berbentuk tiga garis horizontal melintang yang disepuh krom, new front bumper, dan rumah fog lamp yang kini juga dilebur krom.



Nuansa chrome juga menyentuh outside door handle alias gagang pintu luar. Ini berbeda dengan Alphard sebelumnya yang menggunakan warna senada body untuk bagian ini. Jika diperhatikan lebih seksama, New Alphard juga tak lagi menggunakan front fender mirror atau kaca spion luar tambahan yang letaknya ada di tepi kap mesin.



Pada buritan, New Alphard juga menggunakan chrome rear license garnish. Ornamen ini sebelumnya tidak ada di Alphard terdahulu. Sementara rear lamp, dan tarikan garis-garis desain dibagian sisi masih serupa Alphard generasi sebelumnya. Namun Anda tidak akan menemukan velg 16 inci 6 spoke di New Alphard, gantinya roda berukuran 215/60/R17 dengan model velg 7 spoke.



Beranjak ke bagian kabin, interior New Alphard masih memiliki desain dashboard, door trim, jok, hingga plafon dengan bentuk yang serupa generasi sebelumnya.



Tapi pada New Alphard tidak lagi digunakan interior berwarna brown tapi hadir lebih gelap karena kelir yang dipilih dark brown. Panel instrument juga tak lagi diberi aksen wooden namun kini berubah menjadi dark silver.



Panel instrument masih tetap menampilkan informasi seputar analog speedometer, tachometer, digital odometer, serta tripmeter. Artinya, pada bagian ini tetap sama dengan Toyota Alphard terdahulu.


Performance

Puas memandangi desain mengagumkan dari Sang Kereta Kencana, kini saatnya sedikit mencicipi performa mesin 2.4-liter DOHC VVT-i berkode 2AZ-FE yang tersimpan dibalik bonet Toyota New Alphard.



Dalam rilis resminya TAM mengklaim New Alphard memiliki daya 170 PS di 6.000 rpm dengan torsi puncak 22.4 Kgm pada 4.000 rpm. Meski hanya memacu MPV seharga Rp.655 juta on the road Jakarta itu di lingkungan Auto2000 Sunter Lake, Jakarta Utara, tapi galaknya tenaga New Alphard sudah terasa.



Geser tuas transmisi 6-speed CVT milik New Alphard di posisi "D", maka Anda akan mendapat pengalaman berkendara yang sangat nayman. Hentakan saat pergantian gigi berlangsung halus hampir tidak terasa hingga ke bagian kabin. Sementara jika menggunakan tipe transmisi manual shiftronic, maka Anda bakal merasakan benar bagaimana sensasi ngebut dengan MPV bongsor ini.



Melewati beberapa polisi tidur yang ada di kawasan pusat stok unit Toyota tersebut, sensasinya masih serupa Alphard generasi sebelumnya. Begitu pula urusan handling. Diajak menikung ekstrim, New Alphard masih sanggup meladeni tanpa ada gejala over steer dan under steer berlebihan. Sayang memang kesempatan menyelami kemampuan New Alphard ini kurang maksimal, sehingga kemampuan puncaknya tidak bisa diraih tim BosMobil.

Comfort


Menggunakan suspensi jenis MacPherson Strut dibagian depan dan Torsion Beam pada bagian belakang membuat kenyamanan New Alphard masih serupa pendahulunya. Melindas polisi tidur berukuran kecil tidak ada guncangan berarti di bagian kabin.



Pengaturan AC bisa dilakukan terpisah antara penumpang depan dan penumpang belakang. Khusus penumpang belakang, control AC ada di bagian plafon mobil, sementara kisi-kisi AC-nya ada di sisi-sisi atap.



Senada Alphard pendahulunya, jok pengemudi dan penumpang baik baris pertama, ke-2, maupun ke-3 semuanya menggunakan mekanisme sliding and reclining adjuster. Tapi sayang controlnya masih dilakukan secara manual bukan elektrik. Disayangkan memang, mengingat Alphard yang menyasar segmen keluarga mapan, seharusnya menggunakan fitur-fitur yang memberikan kenyamanan ekstra tinggi bagi semua penumpang di dalamnya.




Minusnya kenyamanan juga datang dari ketidaktersediaan moonroof atau sunroof. Padahal pada Alphard 2.4 X generasi sebelumnya fitur ini sudah tersedia sehingga pengemudi, penumpang depan, atau penumpang jok baris kedua bisa menikmati birunya langit ketika moonroof dibuka.



Fitur
Sebagai varian terendah dari seluruh keluarga New Alphard, Toyota tak membekalinya dengan segudang fitur canggih. Beberapa yang sudha menjadi standar diantaranya Electronic Power Steering, tilt steering, ABS, EBD, BA, serta Airbag yang tertanam dibeberapa titik diantaranya lingkar kemudi, dahsboard penumpang depan, pilar A, serta bagian sisi jok pengemudi dan penumpang depan.



Perangkat hiburannya dipercayakan pada audio system 2DIN single CD 6.1 inci Touch Screen (NAVI READY), FM/AM, VCD, DVD, WMA, MP3, Div-X, AAC, IPOD (Audio & Video), USB, serta AUX-in, yang sudha menggunakan wireless remote control. Tapi perangkat ini hadir tanpa rear camera, sehingga cukup sulit ketika mobil harus parkir mundur di tempat yang sempit.



Toyota New Alphard 2.4X tidak menggunakan 10 speaker Focal yang 4 diantaranya merupakan Focal Premium Speakers dengan Beryllium inverted dome tweeter, tapi hanya menggunakan 8 speaker. Selain itu tidak ada pula roof monitor seperti yang sudah diaplikasikan pada New Alphard kasta tertinggi.



Lagi-lagi ketiadaan fitur ini jadi kekurangan Toyota New Alphard. Tapi dengan beberapa ubahan baru di eksterior serta interior, Sang Kereta Kencana pasti tetap menjadi biduan bagi mereka yang butuh kendaraan keluarga. Seperti ucapan President Director TAM Johnny Darmawan, "Hampir tidak ada keluarga mapan di Indonesia yang tidka menggunakan Toyota Alphard."




RATING

7

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar