Selasa, 19 November 2013

Chevrolet Spin 1.3 LTZ - MPV Murah Yang Istimewa

BosMobil - Bila disebut, cukup banyak low MPV yang menjamur di pasar otomotif Indonesia, rata-rata menawarkan kelapangan kabin dan sisi kenyamanan 7 penumpang, tapi apakah ada yang menawarkan rasa baru dari sebuah MPV murah ? jawabannya tentu ada, bahkan hanya satu-satunya yang datang menawarkan rasa baru dengan sensasi berbeda.



Chevrolet Spin 1.3 TDCi ini jawabannya, secara desain memang sama dengan varian Spin lainnya, yang membedakan adalah ia tak menggunakan mesin bensin melainkan berbekal mesin diesel yang menjadikanya sebagai satu-satunya low MPV diesel di Indonesia. Hmmm ... menarik bukan,  mesin diesel saat ini cukup banyak digemari, bukan hanya karena sisi efeseinsinya saja, melainkan teknologi diesel yang kian berkembang dan membuatnya tak kalah responsif dengan mesin bensin. Untuk lebih lanjut simak aja langsung ulasan ringannya.


Desain



Eksterior dengan desain compact berbealut grill besar ala Chvey pada bagian depan cukup memberikan sentuhan berbeda dari kebanyaakan low MPV lainnya. Gagah dan agresif gambaran tersebut membungkus tampilan awal Spin yang tak ingin lepas dari ciri khas sejatinya sebagai MPV American style. Kesan ini lah yang menjadikannya tampil berbeda bila dibandingkan dengan para rivalnya.



Masuk kesisi samping, jangan harap menemukan tampilan boxy yang ada justru kesan dinamis dengan guratan halus disepanjang yang membuatnya terlihat compact tak terlalu besar juga tak terlalu kecil. Masuk ke bagian belakang, didesain sedikit menyiku hingga membuatnya tampil lebih stylish sebagai sebuah low MPV. Ups...untuk varian LTZ juga sudah dilengkapi dengan roof rail di bagian atap serta emblem TDCi sebagai penegas jati dirinya yang berada tepat di bawah stop lamp.



Masuk keruang interior, lagi-lagi tak ada yang berbeda "bak pinaang dibelah dua". Tatanan yang sama dengan nuansa dan fitur yang sama pula. Tidak ada yang terlalu istimewa bahkan secara keseluruhan desain interiornya terkesan minimalis namun tetap mengusung nilai fungsional yang membuatnya cukup friendly to use.


Berbalut dashboard two tone color serta jok juga door trim yang bermaterialkan bahan fabrik membuatnya terlihat low profile. Spidometer yang diusung pun serupa dengan Aveo namun panel-panel instrument telah diberikan LED lamp yang memudahkan pengendara atau penumpangnya.

Performance

Yup, disinilah paket istimewa yang mendapat perhatian besar, bahkan tanpa bermaksud berlebihan kami cukup salut dengan GM Indonesia yang berani memberikan sebuah kelas baru diranah low MPV dengan meluncurkan Spin bermesin diesel yang membuatnya menjadi 'pioneer' low MPV diesel karena sampai saat ini cuma Spin satu-satunya yang menawarkan mesin diesel 1.3L TDCi.



Mengusung mesin 1.300 cc 4-silinder dengan teknologi common-rail direct injection serta turbocharger jenis fixed geome­try ia mampu menyemburkan torsi hingga 190 Nm yang tersalurkan pad transmisi manual 5 perceptan. Yup, untuk varian Spin diesel hanya tersedia dalam transmisi manual saja, namun karakteristik pengoprasiannya tidak ribet alias menyusahkan, justru easy to use.

Begitu mulai menyalakan mesin seperti biasa gemuruh suara ala diesel cukup jelas terdengar, untung Spin dibalut material serta peredam yang cukup bagus hingga suara pun tak menggangu masuk ke dalam kabin. Mulai memasukan gigi dan Spin, respon tenaga langsung terasa ketika pedal gas dinjak lebih dalam, padat berisi hal ini mungkin suplay tenaga bawah telah diakomdir oleh turbocharger lengkap dengan common-rail injection yang menyokong tenaga diputaran bawah. Bahkan saat kami mengetes tanpa menekan gas pun, hanya membuka sedikit kopling ia mampu berjalan lambat, selain cocok digunakan di Ibu Kota yang penuh dengan posisi 'start n go', hal ini pun membuatnya lebih efesies dalam hal pengunaan konsumsi bahan bakar.

Tak butuh waktu lama untuk Spin berakselerasi, hanya dalam hitungan detik dari titik 0-100 km/jam sudah mampu dilahapnya. Tenaga cukup terasa melonjak ketika berada di putaran 2.500 - 3.000 rpm, di sinilah puncak kenikmatan untuk merasakan tiap performa yang dikeluarkannya. Tenaga terus mengisi meski gigi sudah berada pada top gear, tak heran bila kami mampu menebus angka hingga 140 km/jam, hmm...cukup buas untuk seukuran MPV 7 penumpang bermesin 1.3 cc bukan ?



Tak sampi disitu, sisi handling pun menjadi sorotan yang tak kalah penting, meski bersatuskan MPV tapi ternyata Spin cukup fun to drive. Diajak bermenuver ringan ia dengan mudah melakukanya, bahkan efek bodi roll yang dimilikinya pun masih dalam tahap wajar, melahap tanjakan juga bukan menjadi masalah besar hanya saja ketika gas ditekan lebih dalam yang membuat putaran mesin jadi lebih cepat menyebabkan suara bising mulai masuk hingga ke dalam kabin, tapi hal ini hanya berlangsung sementara.



Intinya Chevrolet benar-benar memberikan sebuah kejutan besar, mesin diesel yang dianut Spin terbukti cukup tangguh, bahkan hanya beda tipis dengan performa Spin 1.5 LTZ-nya yang beberapa waktu lalu sempat kami rasakan juga. Masalah konsumsi bahan bakar, rasanya tak perlu lagi diragukan kenyataan dilapangan saat pengujian kami mendapat angka hingga rata-rata hingga 1:15 pemakaian dalam kota, bila keluar kota dalam ruas tol tentu bisa melebihi angka ini.

Comfort

Overall salah satu-satunya problem dan menjadi home work dan harus dibenahi oleh Chevrolet pada Spin ada disektor kenyamanannya, terutama masalah space atau ruang. Bukannya tidak lapang tapi  hanya kurang lapang terutama untuk penumpang di baris ke 2 dan tiga. Leg room dan head room di baris pertama sudah cukup baik, apalagi Spin menganut sistem blower AC yang langsung menyatu pada atap hingga membuat headroom terasa lapang.



Di baris ke-2 sisi leg-room cukup minim, terlebih desain bangku yang sedikit tegak dan tidak memiliki fitur sliding. Hal ini serupa pada baris ke-3 yang terasa cukup sesak bila berlama-lama berada di dalamnya. Selain dari itu rasanya hampir tak ada keluhan lainnya, bahkan bila bicara soal kenyamanan dalam berkendara Spin jauh lebih mempuni dengan kaki-kaki yang menjamin siapa saja yang ada di dalam kabin merasa nyaman. Bantinganya terasa berimbang baik saat duduk dibaris pertama, kedua maupun ketiga, selain memberikan kenyamaanan tersendiri dukungan kaki-kaki tadi juga ternyata cukup membantu sistem handling pengendara untuk tetap stabil ketika melaju di putaran tinggi.



Fitur

Biasanya sebagai mobil low MPV maka fitur pun tak terlalu banyak, bahkan tergolong sederhana. Tapi Anda wajib memperhatikan apa yang diberikan Chevrolet pada Spin. Menyangkut piranti hiburan Spin telah dilengkapi dengan head-unit yang bisa memutar radio, CD, MP3, WMA, USB, AUX-IN, hingga Bluetooth phone connection.

Bahkan fitur yang diberikan melebih para kompetitornya, bayangkan saja untuk kategori mobil low MPV Chevrolet sudah membenamkan teknologi Commonrail Direct Injection Turbo Diesel yang biasanya cuma dipakai pada SUV middle up maupun mobil pickup kabin ganda, bahkan ia juga telah dilengkapi dengan multi information display (MID) yang menampilkan kecepatan mobil, jarak tempuh mobil, kapasitas BBM dalam tangki, yang semuanya tersaji secara digital.

Price



Dengan kelebihan yang dimiliki sebagai varian one and only atau single fighter tanpa kompetitor, Chevrolet menempatakan Spin 1.3 LTZ TDCi sebagai line-up teratas yang dibandrol dengan harga mencapai Rp 195,8 juta. Meski memiliki kesamaan pada varian Spin bensin lainnya, tapi sensasi berkendara dengan mesin diesel jelas berbeda, begitu juga dalam hal kemampuan serta konsumsi bahan bakarnya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar